Friday, 5 April 2019

BANDAR CEME - Korean Air Hapus Menu Kacang untuk Penumpang, Kenapa?

BANDAR CEME - Korean Air Hapus Menu Kacang untuk Penumpang, Kenapa?

BANDAR CEME - Korean Air Hapus Menu Kacang untuk Penumpang, Kenapa?



BANDAR CEME - Maskapai penerbangan terbesar di Korea Selatan, Korean Air menghapus menu yang mengandung kacang dalam penerbangannya. Hal ini dilakukan agar penumpang yang alergi terhadap kacang tak mengalami masalah kesehatan selama penerbangan berlangsung.

Hal ini juga dilatarbelakangi oleh kejadian yang menimpa dua penumpang remaja yang harus terdampar di Seoul akibat alergi terhadap kacang.

Menurut keterangan dua penumpang kepada awak media, Korean Air tak bersedia mengakomodasi kebutuhan mereka akan makanan yang tak mengandung kacang.

Kejadian ini juga diberitakan oleh media asing seperti USA Today dan Good Morning America. Kedua penumpang dikabarkan tengah menempuh perjalanan dari Atlanta ke Filipina, namun harus tertahan di Seoul.

Dalam laporan itu disebutkan juga kedua penumpang memesan penerbangan mereka melalui Delta dan tak mengalami masalah dalam penerbangan dari AS karena maskapai tak menyajikan kacang.

“Namun, mereka kemudian diberitahu bahwa mereka tidak akan menerima toleransi mengenai alergi mereka pada penerbangan Korean Air dan diterbangkan kembali ke Atlanta di kemudian hari,” isi informasi dalam pemberitaan media seperti dilansir dalam situs travelwireasia.com.

Berdasarkan kejadian ini, Korean Air mengumumkan akan menghilangkan makanan yang mengandung kacang dari menu makanan penerbangan dalam beberapa minggu.

“Perusahaan bertekad untuk menyediakan lingkungan yang aman bagi semua penumpang dan mencegah kasus serupa di masa depan. Keputusan untuk menghentikan produk kacang tanah dan bahan-bahan kacang adalah ukuran keamanan minimum bagi penumpang alergi kacang," kata juru bicara Korean Air.

Sebagai langkah pertama, maskapai ini telah mengganti produk kacang panggangnya dengan makanan ringan lain seperti kerupuk.

Kasus mengenai alergi kacang ini menjadi perhatian penting bagi dunia penerbangan. Sehingga beberapa maskapai telah memutuskan untuk menghilangkan menu makanan mengandung kacang dari penerbangannya.

Pada 12 Juli 2017 misalnya, Marcus Daley seorang penumpang berusia tiga tahun terbang dengan Singapore Airlines (SIA) dengan nomor penerbangan SQ217 dari Singapura ke Melbourne.

Penumpang cilik tersebut diketahui memiliki alergi terhadap makanan yang mengandung kacang. Pihak SIA kemudian menyajikan makanan yang tak mengandung kacang. Namun sayangnya, penyakit anafilaksis bocah ini kambuh ketika penumpang lain membuka kemasan berisi kacang.



Untungnya, alergi dapat dengan cepat dikendalikan dengan obat anti-alergi yang dibawa orang tuanya. Insiden itu akhirnya mendorong SIA untuk meninjau kembali kebijakan terkait penyediaan menu kacang dipenerbangan.