Bandar Ceme Menikah dengan 24 Wanita, Pria Ini Dihukum Bersalah

Bandar Ceme Dua penduduk British Colombia di Kanada dihukum tahanan rumah sebab menjalankan praktik poligami.
Berdasarkan keterangan dari Pantaipoker , ini ialah kasus poligami kesatu di Kanada yang mendapat sorotan luas dalam rentang masa-masa lebih dari satu abad.
Warga mempunyai nama Winston Blackmore dan James Oler itu, dijatuhi hukuman tahanan rumah setiap selama enam bulan dan tiga bulan.
Mereka divonis bersalah sesudah ketahuan mengerjakan praktik poligami pada bulan Juli tahun lalu.
Kedua lelaki itu ialah mantan pemuka suatu sekte yang mengasingkan diri dari suatu komunitas agama di British Columbia unsur tenggara.
Blair Suffredine, pengacara Blackmore, menuliskan hukuman tersebut 'sedikit lebih ringan', namun 'tidak masuk akal'.
Suffredine menuliskan Hakim Sherry Anne Donegan 'merasa jengkel' sebab Blackmore tetap mempraktikkan poligami.
Padahal, Pengadilan Tinggi British Columbia sudah menyimpulkan untuk tidak mengizinkan praktik poligami semenjak 2011.
Suffredine menambahkan, kliennya menyatakan dilema antara menelantarkan family besarnya dan terus melanggar hukum.
Berdasarkan keterangan dari dokumen pengadilan, Blackmore menikah dengan 24 perempuan antara 1990 dan 2014. Sementara daftar medis melafalkan laki-laki tersebut mempunyai 146 anak.
Sementara itu, Oler dilafalkan telah menikah dengan 5 perempuan antara 1993 dan 2009.PREDIKSI TOGEL PALING JITU_
Blackmore bakal menjalani hukuman di rumahnya di Bountiful. Sedangkan Oler bakal ditahan di Alberta.
Berdasarkan hukum Kanada, hukuman maksimal guna pelaku praktik poligami ialah lima tahun penjara.
Kanada mempunyai hukum berusia ratusan tahun yang tidak mengizinkan praktik poligami. Hukum itu telah dipakai untuk 'memerangi' pelaku praktik poligami semenjak tahun 1990.
Namun polisi tidak dapat menindak pelaku praktik poligami karena dalil kebebasan menjalankan agama.
Tetapi, semenjak tahun 2011, Pengadilan Tinggi British Columbia telah mengabsahkan hukum yang tidak mengizinkan praktik poligami.
Hukum tersebut telah mempunyai kekuatan yang tetap dan di anggap tidak melanggar kemerdekaan beragama apa pun.

No comments:
Post a Comment
Note: only a member of this blog may post a comment.