Friday, 13 September 2019

Beda Manfaat dan Kegunaan Gula Pasir dan Gula Jawa

Beda Manfaat dan Kegunaan Gula Pasir dan Gula Jawa

Beda Manfaat dan Kegunaan Gula Pasir dan Gula Jawa

.
Gula Jawa dan gula pasir mengingatkan orang bakal candaan mendiang BJ Habibie dan sang istri Hasri Ainun Habibie. Dia berseloroh sekarang gula jawa telah pulang menjadi gula pasir. Dulu sewaktu remaja, Ainun tak secantik yang didatangi Habibie dewasa.

Gula jawa dan gula pasir sama-sama mempunyai rasa manis. Meski demikian, dua-duanya tetap bertolak belakang baik dari sisi kandungan nutrisi, guna serta pemakaian.

Bahan
Gula Jawa mempunyai warna cokelat dan seringkali tersedia dalam format silinder atau bulat. Gula Jawa tercipta dari nira atau sari cairan manis pohon palem atau pohon kelapa. Nira didapatkan dari menyadap tanda bunga palem dan kelapa. Setelah terkumpul, nira dimasak sampai mengental baru lantas dicetak.

Sedangkan gula pasir tercipta dari tebu. Tebu sesudah dipanen dihancurkan, diperas dan dipungut sarinya. Sari tebu berupa cairan seringkali diberi bahan tambahan supaya campuran sari tebu menjadi murni kemudian diputihkan dengan belerang oksida. Setelah itu, baru gabungan didinginkan dan dikristalkan sampai-sampai menjadi gula pasir yang didatangi di pasaran sekarang.

Nutrisi
Tak melulu manis, gula jawa menyerahkan sejumlah kandungan nutrisi urgen buat tubuh. Gula jawa berisi vitamin C, kalium , fosfor, magnesium, kalsium, dan zat besi. Di samping itu, gula jawa pun mempunyai kandungan zat fitronutrien laksana polifenol, flavonoid dan antosianin dan antioksidan. Zat-zat ini menciptakan tubuh lebih berenergi dan dapat menangkal sel kanker. Indeks glikemik gula jawa juga terbilang rendah yaitu 35. Diketahui angka indeks glikemik lebih rendah daripada 55 berarti konsumsi sebuah makanan tidak begitu memprovokasi kadar gula darah tubuh.

Gula jawa
Beda dengan gula pasir. Nyaris semua gula pasir berisi karbohidrat. Dalam 100 gram gula pasir, kandungan karbohidrat menjangkau 99,98 gram. Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengimbau konsumsi gula pasir lumayan empat sendok santap per hari atau maksimal 50 gram. Mereka yang mengidap diabetes musti hati-hati dan mengontrol konsumsi gula pasir karena gula pasir mempunyai indeks glikemik 64 dan mendekati indeks glikemik tinggi. Artinya, konsumsi gula pasir dapat menaikkan gula darah dengan cepat.

Rasa
Baik gula jawa dan gula pasir sama-sama menawarkan rasa manis. Hanya saja rasa manis pada gula jawa lebih kuat pun memiliki wewangian khas.

Kegunaan
Gula jawa tidak sedikit digunakan dalam olahan makanan. Teksturnya kental dan dapat menyatu dengan bahan makanan lain. Gula jawa biasa diubah menjadi klepon, bumbu rujak, kolak, semur juga gabungan pembuatan kecap manis. Rasa manis gula jawa pun dapat digunakan guna meredam 'galak' rasa pedas pada masakan berkuah santan pun tumisan. Minuman pun dapat menggunakan gabungan gula jawa laksana dawet atau minuman beda dengan bahan dasar santan.

Gula pasir biasa guna memaniskan minuman laksana teh, kopi, susu selain tersebut juga guna makanan seperti gabungan kue. Siasat perpaduan gula pasir dan garam pun seringkali digunakan sebagai pengganti vetsin.
Campuran dua-duanya dinilai dapat memberikan cita rasa gurih pada masakan.

No comments:

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.