Sunday, 22 September 2019

Hiu Paus Terjebak di PLTU Paiton, Bisa Dievakuasi

Hiu Paus Terjebak di PLTU Paiton, Bisa Dievakuasi

Hiu Paus Terjebak di PLTU Paiton, Bisa Dievakuasi


Cerdaspoker Domino99 - Seekor hiu paus (rhincodon typus) terjebak di kanal inlet PLTU Paiton, Probolinggo, Jawa Timur. Binatang ini dapat dievakuasi oleh Tim Rescue Shark Paiton, Jumat, 20 September 2019.

Tim yang terdiri dari Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Denpasar bareng Direktorat Konservasi dan Keanekaragaman Hayati Laut, Kementrian Kelautan dan Perikanan, mulai bekerja pada 16 September 2019.

"Dalam mengevakuasi kali ini kesebelasan mengaplikasikan cara kombinasi dengan prinsip animal welfare yang adalahperbaikan dari cara - cara sebelumnya," kata Kepala BPSP Denpasar Sukowardono.

Ia menjelaskan pengungsian hiu paus, memakai teknik yang digabungkan dari sejumlah metode yang sebelumnya telah melewati proses uji coba, yakni dengan jaring kantong yang diberi bingkai besi berukuran 6 x 4 meter di unsur mulut jaring.

Dalam urusan ini, kesebelasan menerjunkan tiga unit perahu karet guna menghalau hiu paus supaya masuk ke dalam jaring dan bisa ditarik oleh perahu karet ke arah laut.

Kegiatan ini telah dilakukan selama empat hari, oleh kesebelasan Rescue Shark Paiton, mulai dari 16 sampai 19 September 2019. Kegiatan pengungsian terhadap hiu paus dilaksanakan dari kanal inlet PLTU Paiton ke laut lepas pada Kamis, 19 September 2019, dan dapat ditamatkan pada Jumat.

Ia menambahkan, dalam mengerjakan evakuasi, dilakukan sejumlah metode cocok prinsip animal walfare, ketenteraman dan keselamatan personel sesudah sebelumnya merasakan kendala.

"Hambatannya dalam mengevakuasi ini, tentu sebab kondisi arus yang deras, kanal yang dengan bangunan penghalang yang ada, tidak seluruh perahu dapat masuk kanal sebab terhalang pintu inlet kanal, lagipula ikan paling aktif dan diperlukannya model perangkat tangkap yang spesifik," kata Sukowardono.

Berdasarkan keterangan dari dia, adanya situasi arus yang deras bisa menyedot perlengkapan yang digunakan. Di samping itu, pompa - pompa yang dipakai ini bisa menyedot air sehingga mengakibatkan aliran air yang deras.

"Tepat pukul 13.00 WIB spesies ikan terbesar ini sukses digiring guna nantinya dicungkil ke laut lepas dan masuk ke dalam jaring kantong tanpa perlawanan," katanya.

Perairan di dekat PLTU Paiton menjadi di antara sumber makanan untuk hiu paus. Ditambah lagi dengan banyaknya mangrove dan terumbu karang dan eksistensi muara sejumlah sungai yang memiliki tidak sedikit nutrien yang diperlukan hiu paus.

"Tidak terdapat luka di tubuh hiu paus, kondisinya bisa berenang secara aktif dan responsif," katanya.

Kawanan hiu paus dengan jumlah puluhan ekor seringkali akan hadir pada bulan Juli di wilayah sekitar perairan Pasuruan. Di samping itu, pada bulan Agustus hingga September kawanan hiu paus akan menuju timur mengarah ke perairan Probolinggo.

Berlanjut pada bulan Desember ke Januari akan beralih menuju perairan Situbondo.

"Diprediksi bakal bermigrasi ke luar Selat Madura mengarah ke Benua Australia," katanya.
Pergerakan kawanan hiu paus bergantung dari sumber makanan berupa plankton dan ikan kecil. Kawanan ini uga memiliki kelaziman berenang secara pribadi untuk mengejar sumber makanan sampai ke wilayah pesisir atau perairan dangkal.

No comments:

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.